INTERVENSI METODE BOBATH DAN NEURO MUSCULAR TAPING PADA PENDERITA PASCA STROKE

  • Sri Yani Prodi Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan UPN Veteran Jakarta
  • Heri Wibisono
  • Eko Prabowo

Abstract

ABSTRAK
Pendahuluan: Stroke adalah salah satu penyebab utama kecacatan dan kematian di seluruh dunia. Sebagian besar pasien pasca stroke mengalami kelumpuhan anggota badan bagian atas dan tungkai bawah. Gangguan yang dialami bisa dalam bentuk kelemahan otot, gangguan koordinasi, gangguan
keseimbangan, gangguan gaya berjalan dan bahkan gangguan aktifitas sehari-hari. Hal ini memerlukan pengobatan komprehensif dari beberapa disiplin itu salah satunya fisioterapi. Metode: Penelitian ini bertujuan untk mengetahui manfaat intervensi fisioterapi yang menggunakan metode bobath dan NMT terhadap gangguan keseimbangan. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Fisioterapi Cengkareng. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental pre dan post test non kontrol. Data diambil sebelum dan sesudah intervensi berupa metode fisioterapi Bobath dan NMT selama bulan November 2016. Hasil: Berdasarkan hasil pengujian normalitas data BBS pada distribusi normal sebelum dan sesudah intervensi diperoleh sembilan responden dengan jenis kelamin wanita 77.8% dan 22,2% pria dengan usia antara 50 – 65 tahun. . Hasil uji pada analisis bivariat dengan paired sample t-test p-value 0,000 diperoleh sehingga ada perbedaan yang signifikan. Disimpulkan bahwa metode intervensi Bobath dan NMT membantu mengurangi gangguan keseimbangan.

Published
Mar 19, 2018
How to Cite
YANI, Sri; WIBISONO, Heri; PRABOWO, Eko. INTERVENSI METODE BOBATH DAN NEURO MUSCULAR TAPING PADA PENDERITA PASCA STROKE. JURNAL IMPULS, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 189-195, mar. 2018. ISSN 2442-7039. Available at: <http://impuls.binawan-ihs.ac.id/ojs/index.php/jisb/article/view/40>. Date accessed: 20 aug. 2018.
Section
Articles